Suara adzan masih berkumandang
Ketika matahari mulai sibuk
menutup diri
Membias cahaya sebagai santapan
pandang
Seorang pemuda tegak berdiri
Pimpinan itu kini di depan mata
Mengimami semua makmum pastinya
Berdiri gagah hendak menghadap
Illah
Berseru seraya mengucap asma-Nya
Sayup-sayup terdengar sahutan
para makmum
Mengamini fatihah yang
dilantunkan sang imam
Tak tegas, tetapi tetap bermakna
Sebab dari sedikitnya insan yang
ingat Sang Pencipta
Ini tentang kita yang katanya
makhluk sempurna
Makhluk yang lebih sempurna
diantara makhluk lainnya
Karena itu Allah mengirim kita
untuk menjadi Khalifah
Menjadi pemimpin di alam semesta
Lihatlah, apa yang diperbuat sang
khalifah
Lihatlah, apa akibat dari
perbuatan sang khalifah
Adilkah?
Makmurkah?
Atau justru hancur?
Sadarkah duhai khalifah
Apa yang telah kita perbuat
Siapkah kita dimintai pertanggung
jawaban oleh-Nya?
Siapkah kita?? Duhai khalifah
Juga sebagai pengingat diri ini
Salah satu khalifah dimuka bumi
ini
Insan yang masih mempunyai banyak
kurang dan salahnya
Insan yang belum bisa bertanggung
jawab atas amanah dari-Nya
Tak mudah memang, tetapi diri ini
yakin kita pasti bisa
Bisa menjalankan amanah dari-Nya
Karena Dia tak mungkin memberi
beban kecuali sesuai kesanggupan umat-Nya
Sekali lagi, ini tentang kita
khalifah yang ditunjuk oleh Sang Pencipta
-Rusma Desinta-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar