Minggu, 04 Januari 2015

Menggunakan Earphone Ketika Berkendara? Think Again!





Dewasa ini banyak bermunculan teknologi super canggih yang bisa kita gunakan. Entah untuk hiburan, pekerjaan, atau mungkin hanya sekedar koleksi. Banyak dari kita yang pasti ingin merasakan kecanggihan alat tersebut. Berlomba-lomba untuk memilikinya meski hanya karena rasa penasaran. Misalnya seperti handphone (HP), alat komunikasi yang saat ini digunakan hampir semua orang di seluruh dunia. Di segala usia dan tingkat megenal tingkat ekonomi. 

Bicara tentang kecanggihan handphone saat ini, tak lepas dari salah satu alat pelengkapnya yaitu earphone. Siapa yang tak mengenal earphone? Alat yang mengubah energi listrik menjadi gelombang suara, yang digunakan dengan disumpalkan ke dalam telinga. Sepertinya alat ini pun dimiliki hampir setiap orang. Digunakan untuk mendengarkan musik, radio, atau untuk menerima panggilan di handphone.

Memang sangat bermanfaat ketika kita memiliki earphone. Namun nyatanya earphone pun dapat membahayakan jika kita tidak bijak dalam menggunakannya. Pernah ada sebuah kasus kecelakaan yang disebabkan karena korban menggunakan earphone ketika sedang berkendara. Ia tidak mendengar suara peringatan palang pintu kereta. Dan ia pun terus melaju kencang ke tengah rel hingga datangnya kereta. Tentu dapat dibayangkan apa yang terjadi selanjutnya. Tertabrak dan meninggal seketika.

Masih banyak kasus lain yang dapat kita jadikan pelajaran agar kita dapat dengan bijak menggunakan earphone. Tidak hanya earphone sebenarnya, tetapi semua alat pun harus kita gunakan dengan bijak. Karena jika tidak keselamatan kita yang terancam.

Dari kasus di atas, memang benar adanya ketika orang memiliki earphone banyak diantara mereka yang menggunakannya ketika sedang mengemudikan kendaraan. Katanya agar di jalan tidak bosan sehingga mereka menggunakan alat itu untuk mendengarkan musik. Ada juga yang mengatakan earphone digunakan saat berkendara karena ada panggilan mendesak, sehingga harus menerima panggilan saat itu juga (saat berkendara).

Saya kira alasan itu kurang masuk akal. Seharusnya mereka menyadari ketika mereka menyumpal telinga mereka bisa jadi mereka tidak mendengar bunyi klakson dari pengendara dibelakang mereka. Dan itu tidak hanya merugikan mereka tetapi juga pengendara lain. Bayangkan saja jika ternyata ada yang merasa dirugikan karena kita tidak mendengar klakson mereka. Bisa disumpahi kita karena mereka dirugikan!

Cobalah berpikir ulang. Berkendara itu ada etikanya. Bukan hanya kita yang berkendara di jalan, tetapi ribuan bahkan jutaan orang lain yang juga menggunakan jalan yang sama. Jika ingin mendengarkan musik lebih baik ditunda saja hingga sampai di tempat tujuan. Dan jika ingin menerima panggilan lebih baik melipir sebentar dan berhenti untuk menerima panggilan tersebut. Toh ini demi keselamatan kita bukan? Juga keselamatan orang lain.

Sebenarnya mudah jika kita memang ingin melakukannya. Bukan mencari alasan atau pembenaran untuk tetap menggunakan earphone saat mengemudikan kedaraan. So, think again! Bijaksanalah menggunakan kecanggihan teknologi. Karena jika tidak, bisa mengancam dirimu sendiri.  

-Rusma Desinta-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar