Secara umum sehat adalah keadaan normal baik pada fisik, mental, maupun sosial. Namun ternyata konsep sehat tidak hanya ada pada ketiga aspek tersebut (fisik, mental, dan sosial), namun juga ada beberapa aspek lainnya yang di identifikasikan sebagai konsep sehat. Berikut konsep sehat dalam lima aspek:
1.
Konsep
sehat secara intelektual
Tentu banyak orang yang akan
berpikir sehat secara intelektual berarti seseorang mampu untuk mendapatkan
nilai akademis yang tinggi. Juga akan dikaitkan pada proses kognitif seseorang,
terutama dilihat dari seberapa besar IQ yang dimiliki seseorang. Namun sebenarnya
sehat secara intelektual tidak hanya dapat dilihat pada kemampuan akademisnya
saja namun juga bagaimana seseorang bisa berpikir secara logis ataupun secara
runtut. Juga menemukan problem solving yang
tepat ketika ia menghadapi masalah.
Lebih jauh lagi, seseorang
dikatakan sehat secara intelektual ketika ia memiliki tujuan hidup yang jelas,
mengetahui bagaimana cara untuk meraihnya, dan tentu tidak pernah putus asa
ketika ia gagal melainkan ia mengetahui bagaimana cara ia bangkit dan terus
berjuang mencapai tujuannya. Selain itu, kreativitas seseorang juga bisa
menjadi indikator seseorang sehat secara intelektual yaitu ketika ia memiliki
daya kreasi yang luas. Jadi sehat secara intelektual tidak selalu berkaitan
dengan hasil akademik tapi juga berpikir logis, dapat menyelesaikan masalahnya,
memiliki tujuan hidup, dan memiliki daya kreativitas yang luas.
2.
Konsep
sehat secara emosi
Semua orang pasti pernah
merasakan sedih, marah, senang, dan sebagainya. Namun hanya bisa merasakan
berbagai perasaan itu semua belum cukup untuk bisa dikatakan sehat secara emosi.
Dengan kata lain, sehat secara emosi tidak hanya mampu merasakan berbagai macam
perasaan namun juga harus bisa mengekpresikannya. Misalnya, ketika seseorang
sedang marah ia bisa mengekspresikan kemarahannya, bukan malah memendamnya atau
bahkan ia tidak mengetahui emosi apa yang sedang ia rasakan.
3.
Konsep
sehat secara sosial
Konsep sehat secara sosial paling
berbeda diantara konsep sehat lainnya. Karena sehat secara sosial tidak hanya
melibatkan individu namun juga hubungannya dengan individu lain atau
lingkungannya, dengan kata lain kaitannya dengan hubungan interpersonal
seseorang. Seseorang bisa dikatakan sehat secara sosial ketika ia mampu
beradaptasi di lingkungannya. Selain itu ia juga mampu untuk menjalin
komunikasi dengan masyarakat disekitarnya, yang akan membuat seseorang bisa
menjadi toleransi dan saling menghargai terhadap sesamanya. Tidak membeda-bedakan
suku, ras, agama, dan sebagainya. Sehat secara sosial juga bisa diihat dari
seberapa baik hubungannya dengan orang terdekatnya, seperti keluarga, teman,
guru, dan orang terdekat lainnya.
4.
Konsep
sehat secara fisik
Sehat secara fisik memang paling
mudah terlihat. Karena fisik merupakan objek yang nampak pada setiap makhluk. Sehat
secara fisik merupakan pengertian umum bagi masyarakat untuk mendefinisikan “sehat”
itu seperti apa. Dapat dikatakan sehat secara fisik ketika semua organ tubuh
berfungsi secara normal. Seseorang tidak merasakan sakit pada tubuhnya dan
memang secara klinis tgiak ada tanda-tanda atau gejala yang dianggap tidak
normal. Hingga akhirnya bisa disimpulkan bahwa seseorang tidak mengalami
gangguan fungsi tubuh.
5.
Konsep
sehat secara spiritual
Konsep sehat ini sering dilupakan
banyak orang yaitu sehat secara spiritual. Seseorang yang sehat secara
spiritual terlihat dari bagaimana ia bisa merasakan eksistensi Tuhannya yang
terwujud dari kegiatannya dalam beribadah. Juga terlihat dari bagaimana ia
bersyukur terhadap apa yang telah diberikan oleh Tuhannya sehingga ia tidak
pernah lupa untuk selalu menjalankan perintah Tuhannya.
DAFTAR PUSTAKA
Notoatmodjo,
Soekidjo. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Mufid,
Ahmad. (2015). Tips berpikir positive. Yogyakarta:
Psikopedia
Yen,
Tan Shot.(2015). Nasehat buat sehat. Jakarta:
PT Gramedia
http://www.smallcrab.com/kesehatan/595-empat-aspek-kesehatan-manusia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar